PERILAKU KONSUMSI MAHASISWA PADA KEDAI KOPI FORTE COFFEE DALAM PERSPEKTIF EKONOMI MIKRO ISLAM

Authors

  • Muhammad Tsaqif UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri
  • Sarpini UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri,Purwokerto, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.56633/jsie.v7i1.1412

Keywords:

perilaku konsumsi, , mahasiswa, , ekonomi mikro Islam, , kopi, , kontemporer,

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perilaku konsumsi mahasiswa pada Kedai Kopi Forte Coffee dalam perspektif ekonomi mikro Islam. Fenomena meningkatnya minat mahasiswa terhadap konsumsi kopi menunjukkan adanya perubahan pola konsumsi yang bersifat kontemporer, di mana kopi tidak hanya berfungsi sebagai minuman, tetapi juga menjadi bagian dari aktivitas akademik dan sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap mahasiswa sebagai konsumen serta pengelola kedai kopi.

 

Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku konsumsi mahasiswa cenderung didasarkan pada kebutuhan, seperti untuk meningkatkan fokus dan mengurangi rasa lelah, bukan semata-mata sebagai gaya hidup. Selain itu, faktor harga dan kualitas produk menjadi pertimbangan utama dalam keputusan pembelian. Dalam perspektif ekonomi mikro Islam, perilaku tersebut mencerminkan prinsip keseimbangan (tawazun), tidak berlebihan (israf), serta mempertimbangkan kemaslahatan (maslahah). Dengan demikian, konsumsi kopi di lingkungan kampus dapat dipahami sebagai praktik ekonomi mikro Islam dalam konteks kontemporer yang tetap berada dalam batas rasional dan etis.

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perilaku konsumsi mahasiswa pada Kedai Kopi Forte Coffee dalam perspektif ekonomi mikro Islam. Fenomena meningkatnya minat mahasiswa terhadap konsumsi kopi menunjukkan adanya perubahan pola konsumsi yang bersifat kontemporer, di mana kopi tidak hanya berfungsi sebagai minuman, tetapi juga menjadi bagian dari aktivitas akademik dan sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap mahasiswa sebagai konsumen serta pengelola kedai kopi.

 

Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku konsumsi mahasiswa cenderung didasarkan pada kebutuhan, seperti untuk meningkatkan fokus dan mengurangi rasa lelah, bukan semata-mata sebagai gaya hidup. Selain itu, faktor harga dan kualitas produk menjadi pertimbangan utama dalam keputusan pembelian. Dalam perspektif ekonomi mikro Islam, perilaku tersebut mencerminkan prinsip keseimbangan (tawazun), tidak berlebihan (israf), serta mempertimbangkan kemaslahatan (maslahah). Dengan demikian, konsumsi kopi di lingkungan kampus dapat dipahami sebagai praktik ekonomi mikro Islam dalam konteks kontemporer yang tetap berada dalam batas rasional dan etis.

References

Anwari, M. S. (2026). Optimalisasi UMKM berbasis ekonomi Islam: Model manajemen keuangan dan pemasaran kontemporer. Jurnal Ilmiah Multi Disiplin (JIMU), 4(1), 709–716.

Dinhi, Z. D., Assidiq, M. Z. A., & Utomo, Y. T. (2025). Implementasi konsep ekonomi Islam pada transaksi bisnis di era kontemporer. Jurnal Bisnis, 3(6), 91–100.

Fatkhullah, I., & Zen, M. (2026). Integrasi maqashid syariah dan SDGs dalam model pembiayaan mikro syariah kontemporer. JSE: Jurnal Sharia Economica, 5(1)..

Downloads

Published

2026-04-18