Nilai-Nilai Dakwah Pada Tradisi Kenduri Turun Sampan Di Desa Teluk Lancar Kecamatan Bantan Kabupaten Bengkalis

Authors

  • Sarina IAIN Datuk Laksemana Bengkalis
  • Asruari Misda IAIN Datuk Laksemana Bengkalis

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan bagaimana pelaksanaan prosesi tradisi kenduri turun sampan serta mengungkapkan nilai-nilai dakwah yang terkandung di dalamnya. Jenis pendekatan menelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif dengan metode purposive sampling melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian menemukan bahwa rangkaian kegiatan kenduri dimulai dari menentukan hari, mengundang orang, meyiapkan makanan, berkumpul, dilanjutkan pembacaan do'a, kemudian makan bersama disertai ngobrol santai, lalu diakhiri dengan penyiraman air doa dan menurunkan sampan ke sungai. Tradisi kenduri turun sampan juga terdapat tiga unsur nilai dakwah, diantaranya terdapat nilai aqidah, yang tampak saat pembacaan bismillah, doa bersama, dan tidak ada unsur syirik serta praktik yang menyimpang dari ajaran Islam. Nilai akhlak, yang terlihat dari sikap saling menghormati, sopan santun, dermawan, disiplin, menjaga kebersihan lingkungan, dan memiliki sikap gotong royong. Nilai syari'ah melalui penerapan kepatuhan syariat Islam seperti berpakaian sopan menutup aurat, bersikap amar ma'ruf nahi mungkar, dan mempererat tali persaudaraan. Tradisi ini juga selaras dengan prinsip Islam dan berfungsi sebagai media dakwah berbasis budaya lokal. meskipun ketiga nilai dakwah tersebut ada dalam tradisi kenduri turun sampan, nilai akhlak memiliki peran yang paling menonjol, karena tampak secara nyata dalam perilaku keseharian masyarakat.

Downloads

Published

2025-12-29