Determinan Makroekonomi Nilai Aktiva Bersih Reksa Dana Syariah di Indonesia: Peran Inflasi dan Nilai Tukar
DOI:
https://doi.org/10.56633/jsie.v4i1.1644Keywords:
Nilai Tukar , Nilai Aktiva BersihAbstract
Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui dan melakukan analisa seberapa besar pengaruh yang dikarenakan oleh inflasi dan nilai tukar (kurs) terhadap Nilai aktiva bersih (NAB) reksa dana syariah yang ditinjau dari perspektif syariah. Sampel dari penelitian ini menggunakan data Nilai aktiva bersih (NAB) dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan data inflasi serta nilai tukar (kurs) dari Bank Indonesia (BI) yang diambil dari data bulanan Januari periode tahun 2018 hingga Desember 2022. Metodologi dari penelitian ini menggunakan metode pendekatan kuantitatif, sedangkan untuk teknik analisis data menggunakan aplikasi analisis SmartPLS 4. Nilai aktiva bersih Reksa Dana Syariah sebagai variabel dependen (Y), inflasi dan nilai tukar (kurs) sebagai variabel independent (X). Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan didapatkan hasil sebagai berikut: inflasi terhadap NAB Reksa Dana Syariah menunjukkan hasil koefisien jalur sebesar -0,160 dengan nilai t-statistik sebesar 0,441 lebih kecil dari t-tabel 1,96. Hasil ini berarti inflasi tidak berpengaruh dan tidak signifikan terhadap NAB Reksa Dana Syariah kurs terhadap NAB Reksa Dana Syariah menunjukkan hasil koefisien jalur sebesar 1,090 dengan nilai t-statistik sebesar 3,102 lebih besar dari t-tabel 1,96. Hasil ini berarti kurs berpengaruh terhadap NAB Reksa Dana Syariah.
References
Azkiyah, I. S. (t.t.). JURUSAN PERBANKAN SYARIAH FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA 1438 H/ 2017 M.
Firdaus, F., Fakhruddin, I., Fitradinata, K., & Hidayat, R. (2024). THE EFFECT OF EASE OF DOING BUSINESS (EODB) AND CORRUPTION PERCEPTIONS INDEX (CPI) ON FOREIGN DIRECT INVESTMENT (FDI) IN ASEAN. Finansha: Journal of Sharia Financial Management, 5(2), 143–163.
Firdaus, F., Mulia, S. I., & Muzamil, M. (2023). Pengaruh Religiusitas, Pengetahuan Zakat dan Pendapatan Terhadap Kesadaran Berzakat Perkebunan Sawit. Indonesian Journal of Islamic Economics and Business, 8(2), 266–282.
Firdaus, M. M. (2021). Metodologi penelitian kuantitatif; dilengkapi analisis regresi IBM SPSS Statistics Version 26.0. CV. Dotplus Publisher.
Fitriyani, Y. (2020). PENGARUH VARIABEL MAKRO TERHADAP NILAI AKTIVA BERSIH (NAB) REKSADANA SAHAM SYARIAH. 6(1).
Ibid. (t.t.). Teknik Sampel.
Mudrajad, K. (2011). Metode Kuantitatif. Unit PPenerit dan Percetakan.
Nurrahmawati, H., Mauluddi, H. A., & Juniwati, E. H. (2021). Analisis Pengaruh Variabel Makro Ekonomi terhadap Nilai Aktiva Bersih Reksadana Saham Syariah Periode 2015-2019. Journal of Applied Islamic Economics and Finance, 1(2), 332–348. https://doi.org/10.35313/jaief.v1i2.2468
Priyandini, S. (2021). PENGARUH NILAI TUKAR (KURS) DAN INFLASI TERHADAP NILAI AKTIVA BERSIH REKSA DANA SYARIAH DI INDONESIA TAHUN 2015-2019. 5(1).
Sujarweni, V. W. (2015). Metodologi Penelitian Bisnis & Ekonomi. PT. Pustaka Baru Press.
Www.ojk.go.id. (t.t.). [Postingan]. Diambil www.ojk.go.id

